Rabu, 08 Desember 2010

MENGAPA ALLAH HARUS LAHIR SEBAGAI MANUSIA

by : Dedy Syandra Purba, S. Th

Masalah ini banyak sekali dipersoalkan di dalam gereja terlebih lagi dalam kritikan dari luar kekristenan. Memang bagi sebagian besar orang Kristen tidak mampu memberi jawab terhadap kritikan dan msalah tersebut. Hal itu mengakibatkan kesaksian orang-orang Kristen sulit untuk diterima oleh orang-orang non-Kristen.
Yesus Kristus ( sebagai nama yang sering sekali dipersoalkan ) adalah Allah yang telah menjadi manusia dan diam di antara manusia. Hal ini sangat sukar diterima oleh orang non-Kristen. Sebab itu, hingga saat ini permasalahas mengenai kamanusiaan Allah ini tetap menjadi perdebatan serius, bahkan di dalam tubuh kekristenan sendiri. 
 Yesus adalah Allah yang telah menjadi manusia dan diam di antara manusia ( Yoh. 1 : 14 ). Ia adalah pribadi Allah yang telah turun ke dunia untuk maksud penyelamatan. Sebelumnya manusia telah jatuh ke dalam dosa, sehingga manusia harus menanggung hukuman Allah. Namun karena kasih yang sangat besar ( Yoh. 3 : 16 ), Allah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal yaitu Yesus Kristus. 
Tujuannya adalah untuk menggantikan manusia dalam menanggung hukuman dan murka Allah.
 Sebab jika manusia yang menanggungnya maka tidak ada seorangpun yang dapat selamat. Untuk maksud penyelamatan maka Allah mencurahkan semua murka ddan hukuman-Nya kepada Yesus di kayu salib, sehingga barangsiapa yang percaya kepada-Nya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Yesus Kristus telah menebuas dosanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar