Offerings for Jemaat GKPS:
Saya sangat senang dgn impian dan cita2 GKPS selama tahun 2013 untuk
melaksankan Amanat Agung Tuhan Yesus, yaitu dengan menetapkan tahun ini
sebagai tahun Penginjilan. Penginjilan merupakan kelanjutan dari misi
Yesus yang telah terlaksana dahulu di tubuh bangsa Israel untuk
mewujudkan semua suku bangsa di dunia ini "menjadi murid-Nya" ( bnd.
Mat.28:16-20 ). Karena itu saya berharap
kiranya semua jemaat GKPS terbeban dalam melaksanakn tugas itu dengan
kecintaan/kasih kepada Allah dan sesama manusia.
Saya secara
pribadi tumbuh besar sebagai keluarga Jemaat GKPS, namun cukup lama
tidak berkiprah di dalam GKPS itu sendiri. Namun akhir-akhir ini saya
mulai kembali terlibat dalam pelayanan di GKPS. Beberapa gereja telah
saya layani lewat pelayanan khotbah dan juga konseling pastoral. Dalam
perjalan itu saya temukan besar sekali kekakuan dalam tubuh jemaat GPKS
dalam hal penginjilan maupun pengembangan spiritual life ( kehidupan
rohani ). Banyak jemaat yang tidak terbiasa dalam membicarakan tentang
TUHAN maupun alkitab dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini saya
menarik sebuah kesimpulan bahwa kehidupan rohani dari sebagian umat GKPS
sedang berada dalam level yang tidak siap untuk mewujudkan tahun
penginjilan sesuai harapan kita bersama.
Sebab itu saya rindu untuk memberikan penguatan kepada jemaat yang membaca status ini. Semoga semua diberkati oleh TUHAN:
" Penginjilan merupakan bukti kasih kita kepada Allah yang telah
memberikan perintah itu kepada kita. Kesukaan besar bagi Allah jika
orang-orang yang terhilang ( orang berdosa ) mendengar Injil yaitu bahwa
Yesus di dalam karya salib-Nya telah menanggung hukuman dosa bagi siapa
yang percaya kepada-Nya. Dalam hal ini kita sebagai orang percaya di
dalam Yesus, telah bebas dari semua hukuman dosa tersebut; jadi kita
telah menjadi umat pemenang dan kelak akan tinggal bersama-sama dengan
Yesus di Sorga. Namun karena hal inilah maka kita juga harus terbeban
untuk menyelamatkan orang lain melalui penginjilan. TUHAN juga
memerintahkan kepada kita supaya mengasihi sesama manusia seperti diri
kita sendiri. Jika kita sungguh-sungguh mau menerapkan pengajaran
tersebut, tentu saja kita tidak akan tenang jika orang lain tidak
diselamatkan sama seperti kita. Karena itu, beritakanlah Injil di
manapun anda berada".